ARTIKEL ILMIAH
HASIL PELAKSANAAN PENELITIAN
PROGRAM PENELITIAN HIBAH STRATEGIS NASIONAL
TAHUN ANGGARAN 2009

PENINGKATAN MINAT DAN
MOTIVASI SISWA SMU/MAN TERHADAP BIDANG FISIKA DI DAERAH-DAERAH
PINGGIRAN KOTAMADYA PADANG
Oleh :
Rahmat Rasyid, M.Si.
Dr. Elvaswer, M.Sc.
Zurniyanti S.T.
Dibiayai oleh:
Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional
Sesuai dengan
Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Strategis Nasional
Tahun Anggaran
2009
Nomor: 120/H.16/PL/HB.PSN/IV/2009
tanggal 16 April 2009
JURUSAN FISIKA
FMIPA
UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2009
PENINGKATAN MINAT DAN
MOTIVASI SISWA SMU/MAN TERHADAP BIDANG FISIKA DI DAERAH-DAERAH
PINGGIRAN KOTAMADYA PADANG
Rahmat Rasyid; Elvaswer; dan
Zurniyanti
ABSTRAK
Kurangnya pemahaman tentang hakikat, konsep dasar,
pemanfaatan, keindahan dan lapangan kerja dari fisika menyebabkan banyak siswa
yang tidak tertarik dan tidak termotivasi untuk mempelajari ilmu fisika. Dalam paper ini telah
dilakukan penelitian di salah satu SMU di kota Padang yaitu MAN 1 Padang.
Alasan dilakukannya penelitian ini adalah berdasarkan nilai NEM,
telah terjadi kesenjangan prestasi antara daerah pinggiran dengan pusat
kota, sehingga diperlukan suatu cara untuk membuat siswa tertarik dan termotivasi
untuk belajar ilmu eksakta khususnya fisika terutama di daerah pinggiran kota
Padang. Media software CAI (Computer-Assisted Instruction) yang digunakan sebagai sarana dalam penelitian ini, telah memberikan
hasil yang cukup significant yaitu
meningkatnya tingkat ketertarikan/minat awal siswa kelas I3 terhadap
pelajaran fisika dari 67% menjadi 80%, serta siswa dengan tingkat motivasi
tinggi meningkat dari 2 siswa(7%) menjadi 5 siswa (17%).
Kata kunci :
Tingkat ketertarikan/minat, tingkat motivasi, media software CAI.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Materi pelajaran dan
pembelajaran khususnya fisika seringkali terjadi guru terlalu teoritis dan
tidak kontekstual. Proses pembelajaran umumnya cenderung dimulai dengan
penyampaian informasi berupa definisi, pengertian-pengertian dari suatu obyek
abstrak yang dituliskan dalam bentuk rumus-rumus lalu diikuti contoh-contoh
soal, kemudian diakhiri dengan latihan soal-soal. Konsep fisika yang seharusnya
dikuasai siswa telah bergeser menjadi hafalan rumus-rumus matematika semata.
Sukarnya pelajaran fisika bagi siswa
dapat dimaklumi karena pada umumnya buku teks fisika lebih didominasi oleh
hitungan matematis dan guru kurang bisa menjelaskan fisika dengan contoh-contoh
sederhana, menarik dan gampang dimengerti siswa. Hal ini menyebabkan siswa
tidak termotivasi dan berminat untuk belajar yang pada akhirnya dapat
menurunkan prestasi belajar siswa.
Teknologi multimedia yang berupa animasi, gambar statik, suara, musik,
teks, gambar bergerak atau film telah lama diteliti oleh para ilmuwan untuk
membantu pemahaman siswa memahami konsep suatu ilmu yang dipelajari. Konsep ini
didasarkan pada teori yang dikemukakan oleh Dale (1969) dengan menyebut
teorinya “Cone of Experience” yang
menjelaskan bahwa media yang berbeda dalam proses pengajaran dan pembelajaran
dapat mengubah kesan pemahaman siswa dari sukar menjadi lebih mudah. Teori ini
didukung oleh Heinich, Molenda dan Russel (1989).
Teori ini telah mengubah persepsi ahli
pendidikan seluruh dunia tentang pentingnya penggunaan media yang interaktif
dalam pengajaran dan pembelajaran agar suasana pembelajaran menjadi lebih baik
dan menarik.
Kurikulum yang dilaksanakan sekarang
adalah kurikulum berbasis kompetensi atau yang sering disebut dengan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam kurikulum ini titik tekan pengajaran
bukan pada materi (content) pelajaran tetapi pada context pelajaran
artinya pendekatan yang digunakan berbeda dengan yang digunakan dalam kurikulum
sebelumnya dimana siswa diharapkan dapat memaknai pelajaran dengan kecepatan
dan kemampuannya sendiri, dengan cara mengeksplorasi kemampuannya secara
optimal. Untuk itu pendekatan metode dan paradigma guru harus berubah sesuai
dengan tuntutan kurikulum. Perubahan ini dapat mengakomodasi kepentingan guru
dan siswa. Siswa dapat lebih bebas mengekpresikan kebutuhan untuk dihargai, dan
diperhitungkan.
1.2. Perumusan Masalah
Masalah yang diteliti dapat dirumuskan
dalam tiga pertanyaan berikut ini
- Apakah siswa akan menjadi lebih tertarik/berminat pada pelajaran fisika jika guru menggunakan media software CAI?
- Apakah siswa akan menjadi lebih termotivasi pada pelajaran fisika jika guru menggunakan media software CAI?
1.3. Tujuan Penelitian
- Untuk menentukan apakah terdapat hubungan timbal balik antara minat dan motivasi siswa dalam pelajaran ilmu fisika?
- Untuk menentukan apakah pemakaian media software CAI dapat menarik minat siswa untuk belajar Fisika?
- Untuk menentukan seberapa besar peningkatan motivasi belajar fisika setelah memakai media software CAI?
1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dalam penelitian ini dimulai dengan memberikan beberapa
landasan teori dipakai untuk memahami permasalahan yang diteliti secara lebih
mendalam dan holistik sehingga wawasan tentang media interaktif yang berdampak
terhadap rasa ketertarikan, motivasi dan prestasi belajar Fisika dapat dipahami
dan dimaknai dengan lebih baik Beberapa
landasan teori yang berhubungan dengan penelitian ini antara lain : Efektivitas
pembelajaran (Mc Keachie,W.J., Lin,Y., and Mann,W), Software CAI, Hasil belajar Fisika (I
Wayan Santyasa), Implikasi Konstruktivisme terhadap proses belajar (Paul
Suparno) dan beberapa hasil penelitian relevan
yang pernah diteliti oleh orang lain.
Penelitian
ini bersifat kualitatif dimana metode yang digunakan adalah metode eksperimen
pembelajaran (teaching experiment methodology). Pengukuran dilakukan dengan menyebarkan
kuesioner, melakukan wawancara dan observasi dari satu kelas I3
Madrasah ‘Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang serta melakukan studi dokumen
kepada 4 orang siswa sebagai subyek penelitian yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Dalam setiap
pelajaran Fisika mereka mendapat pelajaran Fisika dengan memakai media software CAI yang diamati selama 6 kali
pertemuan. Data diolah dengan menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif
melalui temuan yang disajikan dalam bentuk grafik dan tabel yang kemudian diuji
validitas dan reliabilitasnya dengan metode triangulasi. Setelah itu dilakukan
analisis.
1.4. Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah ‘Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang yang dilakukan selama 7 (tujuh)
bulan mulai dari bulan Mei 2009 sampai Nopember 2009.
1.5. Target Penelitian
Penelitian
ini menuju kepada suatu target yang hendak dicapai yaitu tercapai suatu metode
pengajaran baru dalam ilmu fisika terhadap siswa-siswa SMU/MAN umumnya, dengan melihat kepada minat dan
motivasi siswa dalam kegiatan pembelajaran ilmu fisika di kelas mereka.
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking