Saterdag 09 Maart 2013

Artikel Ilmiah


ARTIKEL ILMIAH
HASIL PELAKSANAAN PENELITIAN
PROGRAM PENELITIAN HIBAH STRATEGIS NASIONAL
TAHUN ANGGARAN 2009






PENINGKATAN MINAT DAN MOTIVASI SISWA SMU/MAN TERHADAP BIDANG FISIKA DI DAERAH-DAERAH
 PINGGIRAN KOTAMADYA PADANG


Oleh :

Rahmat Rasyid, M.Si.
Dr. Elvaswer, M.Sc.
Zurniyanti S.T.



Dibiayai oleh:
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional
Sesuai dengan Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Strategis Nasional
Tahun Anggaran 2009
Nomor: 120/H.16/PL/HB.PSN/IV/2009
tanggal 16 April 2009





JURUSAN FISIKA
FMIPA UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG 
2009
PENINGKATAN MINAT DAN MOTIVASI SISWA SMU/MAN TERHADAP BIDANG FISIKA DI DAERAH-DAERAH
 PINGGIRAN KOTAMADYA PADANG

Rahmat Rasyid; Elvaswer; dan Zurniyanti

ABSTRAK

Kurangnya pemahaman tentang hakikat, konsep dasar, pemanfaatan, keindahan dan lapangan kerja dari fisika menyebabkan banyak siswa yang tidak tertarik dan tidak termotivasi untuk mempelajari ilmu fisika. Dalam paper ini telah dilakukan penelitian di salah satu SMU di kota Padang yaitu MAN 1 Padang. Alasan dilakukannya penelitian ini adalah berdasarkan nilai NEM, telah terjadi kesenjangan prestasi antara daerah pinggiran dengan pusat kota, sehingga diperlukan suatu cara untuk membuat siswa tertarik dan termotivasi untuk belajar ilmu eksakta khususnya fisika terutama di daerah pinggiran kota Padang. Media software CAI (Computer-Assisted Instruction) yang digunakan sebagai sarana dalam penelitian ini, telah memberikan hasil yang cukup significant yaitu meningkatnya tingkat ketertarikan/minat awal siswa kelas I3 terhadap pelajaran fisika dari 67% menjadi 80%, serta siswa dengan tingkat motivasi tinggi meningkat dari 2 siswa(7%) menjadi 5 siswa (17%).

Kata kunci : Tingkat ketertarikan/minat, tingkat motivasi, media software CAI.








BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
      Materi pelajaran dan pembelajaran khususnya fisika seringkali terjadi guru terlalu teoritis dan tidak kontekstual. Proses pembelajaran umumnya cenderung dimulai dengan penyampaian informasi berupa definisi, pengertian-pengertian dari suatu obyek abstrak yang dituliskan dalam bentuk rumus-rumus lalu diikuti contoh-contoh soal, kemudian diakhiri dengan latihan soal-soal. Konsep fisika yang seharusnya dikuasai siswa telah bergeser menjadi hafalan rumus-rumus matematika semata.
      Sukarnya pelajaran fisika bagi siswa dapat dimaklumi karena pada umumnya buku teks fisika lebih didominasi oleh hitungan matematis dan guru kurang bisa menjelaskan fisika dengan contoh-contoh sederhana, menarik dan gampang dimengerti siswa. Hal ini menyebabkan siswa tidak termotivasi dan berminat untuk belajar yang pada akhirnya dapat menurunkan prestasi belajar siswa.
      Teknologi multimedia yang berupa animasi, gambar statik, suara, musik, teks, gambar bergerak atau film telah lama diteliti oleh para ilmuwan untuk membantu pemahaman siswa memahami konsep suatu ilmu yang dipelajari. Konsep ini didasarkan pada teori yang dikemukakan oleh Dale (1969) dengan menyebut teorinya “Cone of Experience” yang menjelaskan bahwa media yang berbeda dalam proses pengajaran dan pembelajaran dapat mengubah kesan pemahaman siswa dari sukar menjadi lebih mudah. Teori ini didukung oleh Heinich, Molenda dan Russel (1989).
     Teori ini telah mengubah persepsi ahli pendidikan seluruh dunia tentang pentingnya penggunaan media yang interaktif dalam pengajaran dan pembelajaran agar suasana pembelajaran menjadi lebih baik dan menarik.
     Kurikulum yang dilaksanakan sekarang adalah kurikulum berbasis kompetensi atau yang sering disebut dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam kurikulum ini titik tekan pengajaran bukan pada materi (content) pelajaran tetapi pada context pelajaran artinya pendekatan yang digunakan berbeda dengan yang digunakan dalam kurikulum sebelumnya dimana siswa diharapkan dapat memaknai pelajaran dengan kecepatan dan kemampuannya sendiri, dengan cara mengeksplorasi kemampuannya secara optimal. Untuk itu pendekatan metode dan paradigma guru harus berubah sesuai dengan tuntutan kurikulum. Perubahan ini dapat mengakomodasi kepentingan guru dan siswa. Siswa dapat lebih bebas mengekpresikan kebutuhan untuk dihargai, dan diperhitungkan.

1.2.  Perumusan Masalah
     Masalah yang diteliti dapat dirumuskan dalam tiga pertanyaan berikut ini
  1. Apakah siswa akan menjadi lebih tertarik/berminat pada pelajaran fisika jika guru menggunakan media software CAI?
  2. Apakah siswa akan menjadi lebih termotivasi pada pelajaran fisika jika guru menggunakan media software CAI?

1.3. Tujuan Penelitian
  1. Untuk menentukan apakah terdapat hubungan timbal balik antara minat dan motivasi siswa dalam pelajaran ilmu fisika?
  2. Untuk menentukan apakah pemakaian media software CAI dapat menarik minat siswa untuk belajar Fisika?
  3. Untuk menentukan seberapa besar peningkatan motivasi belajar fisika setelah memakai media software CAI?
1.4.  Sistematika Penulisan
     Sistematika penulisan dalam penelitian ini dimulai dengan memberikan beberapa landasan teori dipakai untuk memahami permasalahan yang diteliti secara lebih mendalam dan holistik sehingga wawasan tentang media interaktif yang berdampak terhadap rasa ketertarikan, motivasi dan prestasi belajar Fisika dapat dipahami dan dimaknai dengan lebih baik  Beberapa landasan teori yang berhubungan dengan penelitian ini antara lain : Efektivitas pembelajaran (Mc Keachie,W.J., Lin,Y., and Mann,W), Software CAI, Hasil belajar Fisika (I Wayan Santyasa), Implikasi Konstruktivisme terhadap proses belajar (Paul Suparno) dan beberapa hasil penelitian relevan  yang pernah diteliti oleh orang lain. 
     Penelitian ini bersifat kualitatif dimana metode yang digunakan adalah metode eksperimen pembelajaran (teaching experiment methodology). Pengukuran dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, melakukan wawancara dan observasi dari satu kelas I3 Madrasah ‘Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang serta melakukan studi dokumen kepada 4 orang siswa sebagai subyek penelitian yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Dalam setiap pelajaran Fisika mereka mendapat pelajaran Fisika dengan memakai media software CAI yang diamati selama 6 kali pertemuan. Data diolah dengan menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif melalui temuan yang disajikan dalam bentuk grafik dan tabel yang kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode triangulasi. Setelah itu dilakukan analisis.

1.4.  Tempat dan Waktu Penelitian
     Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah ‘Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang yang dilakukan selama 7 (tujuh) bulan mulai dari bulan Mei 2009 sampai Nopember 2009.
1.5.  Target Penelitian
      Penelitian ini menuju kepada suatu target yang hendak dicapai yaitu tercapai suatu metode pengajaran baru dalam ilmu fisika terhadap siswa-siswa SMU/MAN  umumnya, dengan melihat kepada minat dan motivasi siswa dalam kegiatan pembelajaran ilmu fisika di kelas mereka.


Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking